Tampilkan postingan dengan label Ibu Hamil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibu Hamil. Tampilkan semua postingan

Masalah Kesehatan Pada Masa Kehamilan

Untung saja masalah kesehatan pada masa ibu hamil tidak semua calon ibu merasakan hal yang sama pada masa kehamilan. Banyak yang merasakan keluhan selama masa kehamilan termasuk saya juga, dan ada juga yang tidak sama sekali. Masalah kesehatan ringan yang sering dirasakan oleh para wanita hamil adalah seperti :
  • kejang-kejang otot
  • sulit buang air besar
  • mual-mual
  • muntah-muntah
  • kaki bengkak
  • sakit ulu hati
  • keputihan
  • varises
  • dll.
Beberapa Kendala/Masalah Kesehatan Yang Sering Dihadapi Para Ibu Hamil Pada Masa Kehamilan :

1. Kram / Kejang Otot
Kram adalah suatu kedaan dimana terjadi kejang otot mendadak terutama pada otot betis dan akan hilang setelah beberapa saat. Kram atau kejang otot seperti ini sering dirasakan pada wanita yang sedang hamil. Hal ini dimungkinkan karena beberapa faktor yaitu kurang vitamin dan mineral karena para ibu hamil memerlukan vitamin dan mineral lebih banyak dari biasanya. Asupan vitamin dan mineral akan sangat membantu untuk mencegah terjadinya kram pada wanita hamil.

2. Sakit Pinggang
Keluhan ini sering dialami pada wanita hamil ketika kehamilan mulai membesar. Seiring dengan bertambahnya berat badan bayi akan menekan otot perut dan otot punggung. Pada wanita hamil, keluhan ini sering dirasakan dengan otot punggung dan perut yang lemah, sering membungkuk atau pada mereka yang memakai dengan tumit yang tinggi.

3. Rasa Mual dan Muntah-Muntah
Tidak semua wanita hamil merasakan mual dan muntah, biasanya apabila ada wanita hamil yang mengalami mual atau muntah tidak melebihi dari 3 bulan. Tapi tidak jarang juga ada yang mengalami hal tersebut sampai usia kandungan 9 bulan, bahkan sampai ada yang perlu dirawat di Rumah Sakit karena muntah yang hebat. Ada juga wanita hamil yang maunya mengurung diri di rumah atau kamar karena dia tidak mau terkena sinar matahari.

4. Rasa Tidak Enak di Ulu Hati
Seiring dengan bertambah besarnya bayi yang ada dalam kandungan, bayi akan mendesak lambung sehingga sering kali menyebabkan aliran balik asam lambung yang mengakibatkan rasa tidak enak/rasa seperti terbakar pada dada bagian bawah dan perut bagian atas. Perasan ini muncul bila anda membungkuk terlalu cepat dan bersendawa setelah selesai makan.

5. Konstipasi / Sulit Buang Air Besar (Susah BAB)
Disamping karena bayi dalam kandungan yang menekan usus besar bagian bawah, wanita hamil kurang aktif, kurang minum atau kurang mengkonsumsi makanan berserat bisa menyebabkan susah buang air besar (BAB). Adanya wasir juga bisa menyebabkan hal tersebut.

6. Sesak Nafas
Pada usia kandungan 8 sampai 9 bulan, biasanya terjadi sesak napas ringan. Hal ini terjadi karena bayi menekan paru-paru sang ibu. Sesak nafas ini akan hilang dengan sendirinya beberapa minggu menjelang kelahiran dimana kepala bayi mulai masuk kedalam rongga panggul. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan cara ketika sedang mengerjakan sesuatu, lakukanlah dengan perlahan-lahan dan berbaring dengan menggunakan bantal yang agak tinggi. Apabila sesak napas yang anda rasakan semakin mengganggu dan membuat anda menjadi sulit tidur, segeralah periksakan ke dokter kandungan kesayangan anda.

7. Bengkak di Kaki dan Pergelangan Kaki
Hal seperti ini sudah biasa terjadi pada wanita hamil, sedikit pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki disebabkan karena penimbunan air. Istirahatlah selama 1 – 2 hari dengan kaki diangkat atau ditinggikan dengan cara diganjal menggunakan bantal atau yang lainnya maka bengkak akan hilang dengan sendirinya. Apabila bengkak tidak kunjung susut atau bahkan semakin berat, segera konsultasikan ke dokter karena dikuatirkan ada gangguan yang lebih serius.

8. Infeksi Saluran Kencing
Menjaga kebersihan pada saat kehamilan sangatlah penting, karena bisa berakibat yang tidak baik untuk anda dan bayi dalam kandungan anda. Salah satunya adalah infeksi saluran kandung kemih, segera temui dokter anda apabila timbul keluhan sering kencing, rasa sakit dan panas pada waktu kencing atau urin keruh atau bercampur darah. Apabila hal ini tidak diobati dengan baik maka dapat menyebabkan infeksi pada ginjal dengan gejala-gejala demam, menggigil, sakit pinggang, (di daerah ginjal) sering kencing disertai rasa sakit.

9. Keputihan
Berkembang biaknya jamur yang biasanya ada pada alat kelamin wanita akan jauh lebih cepat karena adanya perubahan hormonal pada masa kehamilan. Hal ini akan menyebabkan infeksi pada liang senggama atau vagina sehingga akan menghasilkan cairan putih, gatal dan perasaan panas disekitar liang senggama atau vagina.

10. Varises
Varises sering terjadi pada mereka wanita hamil yang kurang aktif, selain itu juga bisa dikarenakan faktor keturunan atau mereka yang sering susah buang air besar. Tekanan dari janin membuat bertambahnya tekanan pembuluh darah balik pada daerah tubuh bagian bawah.

Waspadai TORCH Saat Kehamilan

Torch


TORCH merupakan akronim dari beberapa infeksi jenis penyakit bawaan yang akan berbahaya untuk janin bila diderita oleh ibu hamil. Penyakit-penyakit ini dengan mudah akan menginfeksi janin dalam kandungan seorang ibu yang sedang hamil. Penyakit yang merupakan bagian dari TORCH terdiri atas virus dan juga beberapa bakteri. TORCH sendiri merupakan akronim yang jika dijabarkan merupakan beberapa penyakit sebagai berikut ini:
  • T: Toxoplasmosis atau Toxoplasma gondii. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah toksoplasmosis.
  • O: Other infections atau infeksi lainnya seperti Hepatitis B, Sifilis, Varicella-Zoster Virus, HIV, dan Parvovirus B19.
  • R: Rubella atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Rubela atau Campak Jerman.
  • C: Cytomegalovirus atau dikenal sebagai sitomegalovirus atau virus herpes manusia 5.
  • H: Herpes simplex virus atau virus herpes simpleks.
Akronim lain yang juga mirip yaitu TORCHES yang merupakan singkatan dari Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex, dan Syphilis.

Toksoplasmosis

Penyebab: Penyakit ini sering dihubungkan dengan kucing atau anjing sebagai penyebabnya. Penyebab penyakit ini adalah parasit dengan nama Toxoplasma gondii yang umumnya hidup pada binatang mamalia seperti anjing dan kucing.
Penularan: Parasit ini akan keluar bersama kotoran anjing atau kucing. Melalui kotoran inilah akhirnya dapat menghinggapi manusia. Penyebaran lainnya adalah melalui lalat, kecoa atau serangga lain yang menghinggapi kotoran tersebut lalu menempel pada makanan yang telah matang atau pada sayuran yang bila tidak dimasak dengan tepat dapat menular pada manusia. Bisa pula menyebar melalui daging yang kurang matang saat diolah.
Akibat: Janin yang terinfeksi penyakit ini dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati. Bisa pula menyebabkan kelainan pada bayi saat dewasa.

Rubela

Penyebab: Dikenal juga dengan penyakit campak Jerman. Seseorang yang terinfeksi penyakit ini dapat dikenali dengan adanya ruam pada bagian tubuh, nyeri otot, demam (walau tidak selalu menyertai infeksi penyakit ini) dan adanya pembesaran getah bening.
Penularan: Media penularannya melalui pernafasan, air liur, keringat, darah atau hubungan seksual dari penderita rubela lainnya. Maka, untuk ibu hamil, sebaiknya menjaga jarak bila ada teman atau kerabat yang sedang menderita rubela atau campak Jerman agar tidak tertular.
Akibat: Penyakit ini semakin berbahaya apabila diderita oleh wanita yang usia kehamilannya masih muda, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Hal yang dapat dialami oleh bayi apabila ibu terinfeksi penyakit ini adalah bayi terlahir cacat atau menderita kelainan seperti kerusakan pada otak, kebutaan, tuna rungu atau bisu.

Cytomegalovirus (CMV)

Penyebab: Disebabkan oleh virus cytomegalo.
Akibat: Bila infeksi dialami oleh ibu hamil, maka bayi yang dikandung beresiko menderita pembesaran kepala, pengapuran otak, pembesaran hati, tuli, atau bentuk kaki dan tangan yang tidak normal.

Herpes Simpleks tipe II

Penyebab: Herpes terbagi atas 2 jenis, sedangkan yang berbahaya bagi ibu hamil adalah jenis Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Infeksi ini menyerang alat kelamin. Tanda dari seseorang terinfeksi penyakit ini adalah keputihan atau muncul bintik pada alat kelamin.
Penularan: Penularannya adalah melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan penderita lain. Bisa juga ditularkan melalui hubungan seksual.
Akibat: Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi penyakit ini dapat menderita kelainan pada kulit, yaitu kulit melepuh.

Mencegah TORCH

Mengingat bahaya dari TORCH untuk ibu hamil, bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan atau yang saat ini sedang hamil, dapat mempertimbangkan saran-saran berikut agar bayi Anda dapat terlahir dengan baik dan sempurna.
  • Makan makanan bergizi

    Saat hamil, sebaiknya Anda mengkonsumsi banyak makanan bergizi. Selain baik untuk perkembangan janin, gizi yang cukup juga akan membuat tubuh tetap sehat dan kuat. Bila tubuh sehat, maka tubuh dapat melawan berbagai penyakit termasuk TORCH sehingga tidak akan menginfeksi tubuh.
  • Lakukan pemeriksaan sebelum kehamilan

    Ada baiknya, Anda memeriksakan tubuh sebelum merencanakan kehamilan. Anda dapat memeriksa apakah dalam tubuh terdapat virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi TORCH. Jika Anda sudah terinfeksi, ikuti saran dokter untuk mengobatinya dan tunda kehamilan hingga benar-benar sembuh.
  • Melakukan vaksinasi

    Vaksinasi bertujuan untuk mencegah masuknya parasit penyebab TORCH. Seperti vaksin rubela dapat dilakukan sebelum kehamilan. Hanya saja, Anda tidak boleh hamil dahulu sampai 2 bulan kemudian.
  • Makan makanan yang matang

    Hindari memakan makanan tidak matang atau setengah matang. Virus atau parasit penyebab TORCH bisa terdapat pada makanan dan tidak akan mati apabila makanan tidak dimasak sampai matang. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, selalu konsumsi makanan matang dalam keseharian Anda.
  • Periksa kandungan secara terartur

    Selama masa kehamilan, pastikan juga agar Anda memeriksakan kandungan secara rutin dan teratur. Maksudnya adalah agar dapat dilakukan tindakan secepatnya apabila di dalam tubuh Anda ternyata terinfeksi TORCH. Penanganan yang cepat dapat membantu agar kondisi bayi tidak menjadi buruk.
  • Jaga kebersihan tubuh

    Jaga higiene tubuh Anda. Prosedur higiene dasar, seperti mencuci tangan, sangatlah penting.
  • Hindari kontak dengan penderita penyakit

    Seorang wanita hamil harus menghindari kontak dengan siapa pun yang menderita infeksi virus, seperti rubela, yang juga disebut campak Jerman.
Dengan mencari lebih banyak informasi tentang kehamilan serta merawat dirinya sebelum dan selama masa kehamilan maupun dengan memikirkan masak-masak jauh di muka tentang berbagai aspek melahirkan, seorang wanita akan melakukan sebisa-bisanya untuk memastikan kehamilan yang lebih aman. Maka, bagi seorang wanita hamil, cobalah untuk selalu waspada terhadap berbagai penyakit seperti TORCH agar bayi Anda terlahir sehat.

Sumber : kumpulan.info

Bahayakah Bercinta Saat Hamil?

Banyak orang takut melakukan hubungan seksual saat hamil, terutama hamil tua. Hamil merupakan saat dengan penuh perubahan bagi sepasang suami-istri, tak terkecuali dengan hubungan seksual.

Menurut dokter spesialis kandungan dari Klinik Sam Marie, dr Deradjat Muharram Sastrawikarta SpOG, konsidi wanita hamil sebenarnya normal. “Jadi perlakukan seperti wanita normal, termasuk dalam hubungan seksual,” kata dia kepada VIVAnews di kliniknya, Jalan Wijaya, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Wanita sehat dengan kehamilan normal bisa terus berhubungan seks sampai usia kandungannya 40 pekan, tanpa perlu takut melukai ibu maupun janinnya.



Menurut Deradjat, selama trimester pertama, banyak wanita mengalami gejala fisik seperti mual, muntah, dan kepenatan yang mungkin memengaruhi hasrat berhubungan seks. Namun kelembutan payudara mulai terasa pada trimester pertama dan berlanjut sepanjang kehamilan.

Kebanyakan kaum wanita mengalami peningkatan nafsu seksual saat rasa nyaman mulai membaik. Selama trimester kedua kehamilan, ibu mulai merasa lebih bisa menjadi diri sendiri. Vagina jadi terasa lebih penuh dan kuantitas pelumas bertambah sewaktu posisi bayi mulai turun merendah di panggul.

Ditemui terpisah, Sani B Hermawan, konsultan dari klinik rumah tangga Daya Insani mengatakan, beberapa pilihan posisi bercinta bisa dilakukan saat pasangan Anda hamil. Salah satunya posisi wanita di atas dan pria di bawah. “Posisi ini ideal karena kandungan wanita bisa direbahkan di perut pasangannya,” kata dia di kliniknya, Jalan Kemang Timur XI, Jakarta.

Saat hamil, posisi misionaris sulit dilakukan. Posisi ini akan menyakitkan pasangannya. Itu sebabnya, posisi berhubungan seksual yang bisa dilakukan selama istri hamil adalah variasi dengan posisi menyamping, perut istri Anda terbebas dari tindihan.

Anda juga bisa mencoba posisi duduk. Istri duduk di pangkuan Anda. Jika posisi perut semakin membesar, posisi posisi duduk tidak berhadapan dapat dipilih. “Agar perut tidak mendapat tekanan, Anda juga perlu mencoba posisi dogy style,” katanya.

Namun, jika kehamilan istri Anda berisiko, seperti letak plasenta tidak pada posisi seharusnya, lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kandungan. “Jika dokter Anda menyarankan untuk menghindari penetrasi, seks oral atau onani mungkin menjadi pilihan yang dapat diterima,” tutur Sani.

Sumber : VIVAnews

24 Jam Bayi Setelah lahir

Dalam 24 jam pertama setelah lahir, kemungkinan besar bayi Anda sudah pipis dan pup. Selain lapar, biasanya bayi akan bangun dan menangis bila popok dan pakaiannya basah.



Bahkan, mungkin saja ia pup beberapa menit setelah lahir. Kotoran bayi baru lahir yang berwarna hitam kehijauan ini disebut mekonium. Bila ia belum pup juga, dokter akan melakukan tindakan untuk membantunya.

Bila bayi tetap saja rewel (padahal popok dan pakaiannya sudah diganti), bisa jadi ia butuh dekapan dan pelukan. Dengan begitu, ia merasa aman dan nyaman. Biasanya sih, bayi yang telah terpenuhi semua kebutuhannya ini akan kembali terlelap.

Jika dokter atau perawat mencurigai ada masalah dengan kesehatan bayi Anda, serangkaian pemeriksaan akan diulang. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada kelainan yang belum terdeteksi, kemungkinan adanya gangguan kesehatan, atau terjadi infeksi setelah dilahirkan.

Nah, kalau kebetulan Anda dan bayi berada dalam satu ruangan (rooming in), sebaiknya Anda juga mengamati kondisi bayi. Segera beritahu dokter atau perawat begitu ada yang tidak beres. Dengan begitu, bisa segera dilakukan pemeriksaan yang lebih teliti.

Trik Menyusui Bayi Dengan Sepenuh Hati

 Trik Menyusui  Bayi Dengan Sepenuh Hati

Pemberian ASI bukan sekadar "saat minum susu" untuk bayi. Proses menyusui adalah seni yang membutuhkan konsentrasi dan ketulusan hati. Yang sedang berada dalam dekapan dan dekat dengan jantung Anda adalah bayi, anak Anda. Maka menyusui adalah salah satu proses bonding yang paling berarti antara ibu dan anak
.


Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk menyusui dengan sepenuh hati, tanpa paksaan dan dengan penuh kesadaran.

1. Berikan ASI secara langsung tanpa paksaan. Bayi dapat merasakan emosi ibunya, apalagi saat ia sedang menyusu. Jika Anda merasa terpaksa memberikan ASI, maka rasa itu bisa ditangkap bayi. Tak heran jika ia kemudian jadi rewel, bahkan mungkin akhirnya malas menyusu dan menolak ASI. Emosi negatif yang Anda rasakan juga memengaruhi jumlah produksi ASI. Hormon oksitosin, yang berpengaruh besar terhadap produksi ASI akan muncul dengan sendirinya saat Anda bahagia, tenang, relaks dan tidak stres.

2. Berikan ASI saat bayi memintanya. Bukan hanya Anda yang tidak boleh merasa terpaksa, bayi juga demikian. Begitu Anda sudah tenang dan rileks, bayi jua tenang, sebab kegiatan menyusui adalah proses timbal-balik antara ibu dan bayi. Maka hindari memaksa bayi menyusu saat ia tak ingin disusui.

3. Rileks saja! Menyusi tanpa paksaan saja tidak cukup untuk mencapai proses menyusui yang sempurna. Sebaiknya Anda juga rileks dan tenang saat menyusui bayi Anda.

4. Kenakan baju yang bersih dan nyaman. Tentunya Anda tidak dapat sembarangan membuka baju saat akan menyusui, terlebih jika di tempat umum. Kenakan baju yang bersih dan nyaman untuk menyusui. Misalnya, baju dengan kancing depan. lalu siapkan syal, handuk atau nursing apron yang kini mudah Anda jumpai di toko perlengkapan bayi dan ibu hamil. Peralatan ini membantu Anda menyusui dengan nyaman di mana pun berada, karena menutup sebagian payudara saat Anda menyusui bayi. Namun demikian, pastikan bayi tetap bisa bernafas dengan mudah saat Anda menggunakan penutup.

5. Posisi nyaman dan benar. Anda harus yakin bahwa posisi Anda dan bayi saat menyusui nyaman bagi Anda berdua dan sudah tepat. Yaitu, dada bayi "bertemu" dada ibu, perut bayi "bertemu" perut ibu, hidung bayi pada area sekitar puting, dagu pada bagian bawah payudara. Atau, "Tummy to mummy, chest to chest, nose to nipple, chin to breast".

6. Kontak mata. Saat menyusui, Anda harus melakukan kontak mata dengan bayi. Selain pelukan, pandangan mata juga "berbicara", terutama bahasa cinta kasih.

7. Merawat dan membersihkan payudara. Selain untuk kepentingan bayi, merawat payudara dengan teratur juga memberikan Anda kenyamanan dan menghindarkan Anda dari gangguan, seperti payudara lecet. Bersihkan dengan kapas atau cotton bud yang telah dicelupkan ke dalam air hangat. Ketika akan menyusui, perah sedikit ASI lalu oleskan pada puting dan areola.

8. Memperhatikan asupan gizi. Apa yang Anda makan dan minum akan dicicipi pula oleh bayi melalui ASI. Makanan Anda yang bergizi tinggi juga akan dirasakan manfaatnya oleh anak. Penuhi kebutuhan tubuh Anda akan cairan dengan baik. Jika perlu, bawa camilan yang sehat kemanapun Anda pergi, sebagai tambahan asupan gizi Anda.

Persiapan Proses Persalinan


Seorang calon ibu perlu mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi proses persalinan.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan dan direncanakan
  1. Tempat bersalin Ini ditentukan oleh nilai resiko kehamilan dan persalinan yang diinginkan, apakah itu di rumah bersalin, atau di PKD
  2. Tenaga Kesehatan
    Ditentukan oleh ibu hamil, nilai resiko kehamilan, jenis persalinan yang direncanakan
  3. Bagaimana menghubungi Tenaga Kesehatan
    Ini sangat diperlukan jika ibu mengalami kegawat daruratan, minimal anda tahu alamat dan nomor telepon.
  4. Siapa yang menemani persalinan
    Ini saat penting untuk direncakan agar ibu dapat dukungan moral dan mental. Dukungan yang paling penting ada SUAMI.
  5. Biaya Persalinan
    Dana untuk persalinan harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum persalinan, Karena biaya persalinan tidak sedikit jumlahnya, apalagi jika terjadi kegawat daruratan.
  6. Yang menjaga keluarga jika Ibu tidak ada
    Jika persalinan berlangsung, keadaan ibu masih lemah dan kurang sehat, maka ibu perlu orang dekat untuk menjaga keluarganya.
  7. Mempersiapkan Transportasi
    Diusahakan sarana transportasi sudah dipersiapkan jauh-jauh sebelum persalinan.
  8. Mempersiapkan peralatan
    Kurang lebih satu minggu sebelum proses persalinan berlangsung, anda sudah harus mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk si calon ibu dan si calon bayi untuk dimasukkan didalam tas.
  9. Mempersiapkan Mental
Apalagi jika ini adalah anak pertama, anda calon ibu dan calon ayah harus mengerti betul apa peran masing-masing setelah bayi tersebut lahir. 

Kontrol Emosi Saat Hamil

Selama hamil, Anda harus bisa mengelola emosi dengan baik. Karena jika tidak, dapat memacu hormon stres dan akan membahayakan kondisi Anda dan janin.
  1. Perbaharui pola pikir. Yang menentukan perasaan Anda selama menjalani masa kehamilan adalah Anda sendirim, bukan orang lain.
  2. Dengarkan saran. Berpikir positif terhadap orang-orang yang memberi saran  selain dokter kandungan Anda.
  3. Jalin komunikasi terbuka, khususnya dengan orang-orang yang Anda cintai: suami, kakak dan sahabat-sahabat Anda.
  4. Belajar seluk-beluk kehamilan. Misalnya, dari dokter kandungan dan orang-orang yang memahami dampak kehamilan terhadap emosi.
  5. Beristirahat dan bersantai. Jangan merasa bersalah melakukannya.
  6. Latihan relaksasi dapat membantu menurunkan hormone pemicu stres.
  7. Bicara dengan diri sendiri. Kenali pikiran dan perasaan Anda untuk membantu menciptakan kebahagiaan dalam diri.
  8. Cek perasaan Anda. Proses restrukturisasi kognitif ini membantu Anda mendapatkan umpan balik yang berhubungan dengan perasaan Anda.

Buat Anak kembar

Cara membuat anak kembar adalah sebagai berikut:



1. Sejarah keluarga
Jika salah satu keluarga anda mempunyai sejarah kelahiran kembar, kemungkinan Anda juga akan dapat anak kembar berdasarkan faktor keturunan atau genetik. Biasanya genetika kelahiran kembar didapat dari kakek atau nenek anda.

2. Gemuk atau berat badan berlebih
Penelitian di American College of Obstetrics and Gynecology, menunjukkan hubungan yang erat antara kecenderungan kelahiran kembar dengan naiknya kasus obesitas. Kesimpulan penelitian, ibu dengan Body Mass Index (BMI) lebih dari 30, berpeluang besar memiliki anak kembar. Tetapi statistik ini hanya berlaku bagi pasangan dengan sejarah keluarga kelahiran kembar.

3. Hamil di usia tua
Karena pada usia tersebut diperkirakan produktivitas ovulasi akan tinggi seiring usia biologis yang juga bergerak cepat. Sekitar 17% wanita yang hamil di atas 45 tahun, berpeluang mengandung anak kembar. Tetapi mengandung di usia tua sangat berisiko, dari keguguran hingga meningkatnya kadar gula selama hamil.

4. Konsumsi umbi-umbian dan susu
Sebuah penelitian di Amerika Serikat membuktikan bahwa jenis umbi-umbian, seperti ubi, kentang dan susu dapat meningkatkan ovulasi pada sel telur sehingga membuka kemungkinan seseorang mendapatkan anak kembar. Salah satu buktinya, etnis Yoruba di Afrika Barat yang penduduknya sebagian besar mengkonsumsi umbi-umbian, terkenal sebagai negara dengan kelahiran kembar tertinggi di dunia. Sedangkan penelitian di tahun 2006 lalu memperlihatkan, wanita yang mengkonsumsi susu lebih banyak, cenderung memiliki kemungkinan besar untuk mempunyai anak kembar.

5. Fertilitas
Dengan menyuntikan hormon tertentu dan melakukan terapi fertilitas, seorang wanita dimungkinkan melahirkan bayi kembar.

6. Sering melahirkan
Semakin banyak anak yang telah Anda miliki, kemungkinan mengalami kehamilan kembar juga semakin besar. Namun tak ada yang bisa memastikan pada kehamilan ke berapa terjadi kehamilan kembar.

7. Hamil saat masih menyusui
Banyak orang mengagap bahwa wanita menyusui tidak dapat hamil. Tetapi proses laktasi saat menyusui menjaga ibu tetap berovulasi dan mengalami menstruasi.

8. Mengandung saat menggunakan kontrasepsi pil
Mengatur kehamilan dengan konsumsi pil sangat efektif sampai 99,9 persen. Tetapi 0,01 persennya adalah kemungkinan kehamilan kembar. Beberapa kehamilan masa konsumsi pil kontrasepsi terjadi karena kurang konsisten dalam mengkonsumsi pil tersebut, sehingga ketidakteraturan tersebut akan memicu perilaku hormon yang berubah-ubah yang dapat mengakibatkan hiperovulasi.

9. Sedang beruntung
Jika seseorang tidak mempunyai kriteria seperti di atas tapi bisa mempunyai anak kembar, mungkin saja orang itu sedang beruntung. Karena kembar identik (monozigot twin) yang banyak terjadi, hingga kini penyebabnya masih misterius. Tak ada yang bisa mengetahui, kapan dan bagaimana sebuah sel telur akan memecahkan diri menjadi dua janin.

Tanda Awal Kehamilan

Tanda awal kehamilan :



1. Lebih Sering Buang Air Kecil


Hamil muda

Setelah usia kehamilan 12 minggu, rahim sudah mulai berada dua jari di atas rongga panggul, sudah masuk ke rongga perut. Pada saat itu rahim akan menekan kandung kemih. Tak heran, Calon ibu lebih sering ingin buang air kecil. Hal ini akan berlangsung dari usia kehamilan 12 hingga 16 minggu.

Hamil tua

Pada hamil tua, sering kecing disebabkan karena kepala janin sudah masuk ke rongga panggul. Biasanya mulai ada penurunan kepala janin dari usia kehamilan 34 minggu hingga 37 minggu.


2. Pembesaran Perut
Pada usia kandungan 20 minggu bagian teratas rahim sejajar dengan pusar (umbilicus). Kebanyakan wanita mulai tampak pembesaran perutnya pada kehamilan 16 minggu. Pada usia kehamilan ini calon ibu harus sering chek up ke dokter untuk mengetahui perkembangan janin normal atau tidak.

3. Perut Bagian Bawah Terasa Sakit
Perut terasa kencang seperti mau BAB, atau merasa sakit pada perut bagian bawah. Akan dirasakan pertama kali pada usia kehamilan 16-18 minggu akibat kontraksi. Sebenarnya usia kehamilan 12 minggu janin sudah mulai berkontraksi, tapi belum dirasakan calon mother karena ukuran rahim masih kecil. Setiap kali janin bergerak maka rahim akan mengencang yang disebut kontraksi Braxton Hicks, menandakan adanya rangsangan dari janin terhadap rahim Moms. Tetapi jika kehamilan terjadi di luar rahim, calon ibu tidak merasakan adanya kontraksi janin dalam rahim.

4. Payudara Kencang dan Membesar
Hal ini dipengaruhi oleh peningkatan hormon saat hamil yang menimbulkan pelebaran pembuluh darah dan memberi nutrisi pada jaringan payudara. Perubahan ini akan dirasakan setelah usia kehamilan 3 bulan. Puting dan sekitarnya akan semakin berwarna gelap dan besar, serta ada bintik-bintik kecil yang timbul di sekitar putting, itu disebut kelenjar kulit.

5. Pembengkakan Tangan Dan Kaki
Pembengkakan ini diakibatkan oleh perubahan volume darah yang otomatis akan bertambah dua kali lipat untuk memenuhi kebutuhan janin sehingga beban jantung bertambah berat. Makanya, ibu hamil tidak boleh berdiri atau duduk terlalu lama. Dikhawatirkan cairan darah akan menurun ke bawah oleh gaya gravitasi atau terjadi retensi cairan (penumpukan cairan yang berlebihan). Untuk mengurangi retensi cairan hindari duduk atau berdiri terlalu lama. Pada saat berbaring naikkan sedikit tungkai kaki calon ibu, kurangi garam atau gunakan garam secukupnya. Pembengkakan mulai timbul saat usia kandungan kurang lebih 28 atau 32 minggu. Harap diwaspadai apakah kaki dan tangan membengkak masih dalam normal atau terjadi keracunan kehamilan (preeklampsia).

6. Sensitif
Kadang-kadang calon ibu jadi pemarah, malas dandan atau malas beraktivitas, juga cenderung sensitif. Perubahan perilaku ini disebabkan karena produksi hormon progesteron dan estrogen yang cenderung naik turun. Untuk calon ibu jangan sampai mengalami kecemasan yang berlebihan hingga berujung stres dan perilakunya membahayakan janin, karena suasana hati yang tidak menentu dan emosi meledak-ledak bisa memengaruhi asam lambung.

7. Sulit berkonsentrasi
sebagian ibu hamil akan menjadi pelupa atau sulit berkonsentrasi selama kehamilannya. Tubuh calon ibu terus bekerja secara berlebihan untuk perkembangan janin sehingga menimbulkan blok dalam pikiran calon ibu.

8. Perubahan Pada Kulit
Saat hamil sering kali timbul melasma seperti flek kehitaman di wajah, di lipatan-lipatan tubuh seperti ketiak dan leher, bahkan timbul garis tengah dan memanjang pada permukaan kulit perut. Sangat dianjurkan agar calon ibu banyak mengonsumsi makanan yang berserat seperti buah dan sayuran, dan perbanyak minum air putih 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Bisa juga menjaga kelembapan kulit dengan mengoleskan minyak zaitun. Calon ibu harus menjaga kebersihan kulit, terutama pada daerah lipatan seperti ketiak atau leher karena daerah tersebut lebih banyak mengeluarkan keringat.

9. Pertumbuhan Rambut dan Kuku
Perubahan hormonal menyebabkan kuku akan tumbuh lebih kuat dan rambut akan tumbuh lebih banyak. Bahkan rambut bisa tumbuh pada tempat yang tidak diinginkan seperti wajah atau perut. Perubahan ini akan hilang dengan sendirinya setelah bayi Anda lahir

Postingan saya tentang tanda awal kehamilan ini sangat berguna dan membantu bagi anda calon ayah dan calon ibu.

Penting Buat Ibu Hamil


1. Seberapa banyak ibu hamil boleh minum kopi, teh, atau minuman bersoda?
Kopi dan teh mengandung xantin, kafein, teofilin dan teobromid. Kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat wanita hamil lebih sering berkemih, selain juga dapat menembus plasenta dan mencapai janin. Dosis maksimum kafein yang boleh dikonsumsi wanita hamil adalah 400 mg kafein per hari. Jadi, kopi hanya boleh diminum maksimum 3 cangkir per hari (+300 mg kafein; 100 mg kafein sama dengan 3 sendok kecil kopi). Sedangkan teh hanya boleh diminum maksimum 8 cangkir per hari (+ 300 mg kafein).
Satu gelas minuman bersoda (soft drink) mengandung sekitar 250 kalori ditambah gula fruktosa yang tak baik dikonsumsi ibu hamil. Fruktosa pada soft drinkmerupakan gula sintetik yang diekstrak secara kimiawi dari jagung, dan memiliki kalori sangat tinggi sehingga akan meningkatkan kadar gula darah dengan sangat cepat. Risikonya, timbul diabetes melitus selama kehamilan dan janin mengalami kelebihan berat badan. Maka itu, minuman ini harus dihindari sejak awal kehamilan sampai melahirkan.
2. Bolehkah ibu hamil ngemil cokelat?
Memang, bagi calon ibu yang di usia awal kehamilannya merasa mual muntah adakalanya menyiasati dengan camilan cokelat. Sebetulnya, cokelat juga mengandung kafein, tapi dalam jumlah kecil. Konsumsi cokelat selama kehamilan dapat mem-bantu menciptakan perasaan lebih tenang bagi ibu hamil. Kandungan gula di dalam per-men cokelat terkadang dapat membantu mengatasi penurunan gula darah saat mual-mual di awal kehamilan. Hanya saja, bila ibu hamil dengan kenaikan berat badan yang terlampau banyak, maka perlu mengendalikan asupan karbohidrat yang dikonsumsi. Konsumsi permen cokelat pada ibu hamil yang gemuk terkadang berisiko menyebabkan diabetes melitus dalam kehamilan.
3. Selama hamil bolehkan makan makanan pedas atau yang amat berbumbu?
Makanan yangmengandung banyak bumbu seperti cabai atau merica terkadang dapat menimbulkan gangguan pada lambung dan gangguan pencernaan lain seperti diare. Makanan seperti ini tak menimbulkan bahaya terhadap janin. Jika timbul diare setelah mengonsumsi makanan pedas, cukup dengan menghentikan konsumsi makanan tersebut, dan mengganti elektrolit yang hilang dengan minum oralit. Diare akan berhenti spontan tanpa harus minum obat tertentu.
4. Bolehkah ibu hamil melakukan perawatan dengan sauna?
Mandi sauna (atau mandi dalam bak berombak/whirl pool) atau mandi uap akan meningkatkan suhu tubuh sampai suatu keadaan yang disebut sebagai hipertermia. Kondisi ini dapat menyebabkan kecacatan janin terutama jika dilakukan pada usia kehamilan trimester pertama (1-3 bulan). Sementara kalau sekadar lulur misalnya yang berguna untuk mencerahkan dan membersihkan kulit, tidak membahayakan janin.
5. Bolehkah ibu hamil menggendong anak batita?
Anak batita (usia 1-3 tahun) biasanya ingin digendong ibu. Dengan alasan dapat mengganggu keseimbangan ibu hamil, maka ibu hamil tak dianjurkan membawa benda lebih dari 12,5 kg. Sehingga mengendong anak dengan berat badan 12,5 kg atau lebih tak dianjurkan dilakukan oleh ibu hamil. Pengertian terhadap anak perlu diberikan secara bertahap dan sabar.
6. Vaksinasi apa saja yang boleh dan tak boleh dilakukan pada ibu hamil?
Imunisasi yang rutin diberikan kepada ibu hamil di Indonesia saat ini adalah imunisasi tetanus toxoid; bermanfaat mencegah terjadinya infeksi kuman tetanuspada bayi yang baru lahir (neonatus). Imunisasi lainnya yaitu hepatitis namun belum menjadi program di Indonesia.
Sedangkan imunisasi yang terlarang dilakukan pada ibu hamil adalah imunisasi terhadap rubella, campak, gondong (parotitis), dan cacar air.
7. Bagaimana posisi tidur yang paling dianjurkan bagi ibu hamil?
Posisi tidur yang paling baik selama hamil adalah miring ke kiri karena dapat membantu melancarkan aliran darah dari ibu ke janinnya. Posisi terbaik kedua adalah miring ke kanan.
Tidur telentang tak dianjurkan, terutama setelah kehamilan memasuki usia kehamilan tri-mester ketiga. Sebab, rahim akan menekan pembuluh aorta dan pembuluh vena di tulang belakang sehingga mengurangi aliran darah dari ibu ke janin. Sementara kalau tidur telungkup pada umumnya hanya bisa dilakukan ketika rahim belum terlampau besar (kurang dari 4 bulan).
8. Bila ibu hamil mengalami sulit tidur, bolehkan mengonsumsi obat tidur?
Ibu hamil memang memerlukan istirahat yang cukup. Sering kali ibu hamil sukar tidur di malam hari, namun mengantuk dan tertidur di siang hari. Kondisi kurang tidur tak akan mengganggu janinnya, namun dapat memengaruhi daya tahan (stamina) ibu hamil. Umumnya, wanita hamil sulit tidur di waktu malamdikarenakan kram tungkai bawah, sering berkemih, janin terlampau aktif, cemas mengenai kondisi kehamilan dan cara persalinan, dan sebagainya. Namun, untuk mengatasi sulit tidur ini, tak dianjurkan minum obat tidur. Membaca, mendengarkanmusik lembut, menjahit atau menonton televisi dapat membuat ibu hamil lebih santai.
9. Bolehkah ibu hamil berlama-lama di depan komputer?
Radiasi monitor komputer hampir tidak ada atau hanya sedikit sekali, sehingga komputer tak akan menimbulkan kondisi buruk bagi janin. Akan tetapi, selama kehamilan tak dianjurkan duduk terlalu lama di depan komputer karena dapat meng- akibatkan gangguan aliran darah, terutama di daerah tungkai. Selain itu, penggunaan komputer yang terlalu lama juga sering menimbulkan kelelahan pada mata.
10. Bagaimana pula dengan penggunaan obat-obatan pada ibu hamil yang sakit?
Jika menderita demam, ibu hamil diperbolehkan minum parasetamol (asetaminofen). Walaupun obat ini dapat menembus plasenta, namun selama dosisnya kecil, tak akan menyebabkan kelainan pada janin.
  • Ibuprofen tak dianjurkan diberikan kepada wanita hamil karena obat ini berpotensi menimbulkan kecacatan pada janin, terutama jika diberikan pada trimester ke-3.
  • Jika ibu hamil menderita flu, maka pemberian antihistamin harus secara hati-hati dan dengan indikasi yang sangat selektif.
  1. Antidepresan dilarang diberikan kepada wanita hamil karena terbukti dapat menimbulkan kecacatan terhadap janin dalam kandungan.
  2. Pemberian antibiotika kepada wanita hamil harus sangat hati-hati:
  • Golongan penisilin dan makrolid dapat diberikan kepada wanita hamil.
  • Golongan kloramfenikol dan aminoglikosida dapat diberikan dengan sangat hati-hati.
  • Golongan tetrasiklin tidak dianjurkan diberikan kepada wanita hamil, karena dapat menimbulkan kecacatan pada janin dalam kandungan.
11.Perlukah ibu hamil minum susu khusus hamil?
Susu merupakan sumber protein, lemak, karbohidrat, dan vitamin yang baik untuk ibu hamil. Guna memperoleh sumber nutrien ini, ibu hamil tidaklah harus memperoleh dalam bentuk susu namun dapat pula dalam bentuk hasil olahannya seperti keju, mentega dan es krim. Saat ini telah diproduksi susu ibu hamil dalam bentuk susu bubuk instan yang ditambahkan beberapa unsur vitamin dan mineral. Tidak semua ibu hamil merasa nyaman mengonsumsi susu jenis ini. Terkadang mereka merasa mual dan bahkan sampai timbul diare. Sebenarnya, ibu hamil dapat saja mengonsumsi susu selain susu yang khusus dibuat untuk ibu hamil.
12. Baikkah konsumsi kerang bagi ibu hamil?
Kerang merupakan sumber nutrisi yang baik bagi ibu hamil, karena mengandung protein bermutu baik, merupakan sumber asam lemak omega 3 dan mengandung lemak jenuh yang rendah. Namun perlu diperhatikan, kerang juga sering kali tercemar oleh logam berat seperti merkuri. Logam berat ini tak boleh dikonsumsi ibu hamil, karena dapat menyebabkan cacat janin atau penyakit autis. Sayangnya, untuk mengetahui kerang telah tercemar atau belum, tak ada ciri khusus yang dapat membedakannya. Namun begitu, kita dapat mencegah mengon-sumsi kerang yang telah tercemar merkuri, yakni dengan tidak membeli kerang yang berasal dari perairan yang mengandung banyak limbah industri (baik limbah cair maupun limbah yang berasal dari asap pabrik).
13. Bagaimana dengan konsumsi daging sapi dan unggas, mengingat keamanan pangannya terkadang masih disangsikan?
Daging sapi, ayam atau unggas lainnya merupakan sumber protein hewani yang diperlukan ibu hamil karena bermanfaat untuk pertumbuhan sel, meningkatkan sistem imunitas (kekebalan tubuh terhadap penyakit), menambahsel darah merah, memperbaiki sistem enzim, dan sebagainya. Disamping itu, daging hewan ini juga merupakan sumber lemak hewani. Namun perlu diingat, daging hewan ini sangat rawan terkontaminasi terhadap beberapa virus, bakteri, dan parasit tertentu, seperti toksoplasma dan flu burung. Untuk mencegah hal tersebut, diperlukan sebuah instansi pengawas makanan dan minuman yang mampu melin- dungi dan memberikan jaminan tentang kebersihan dan kesehatan daging hewan yang dikonsumsi masyarakat. Upaya lain, mengganti sumber hewani ini dengan sumber dari ikan (ikan air laut atau ikan air tawar yangsehat dan bersih) atau sumber nabati seperti kacang hijau, kacang kedelai, kacang merah, kacang tanah, minyak kelapa dan sebagainya.
14. Amankah ibu hamil mencat rambutnya?
Cat rambut memang dapat menembus kulit kepala dan masuk ke dalam sirkulasi darah ibu hamil. Sampai saat ini belum ada hasil penelitian yang menunjukkan cat rambut dapat menimbulkan bahaya bagi janin. Namun demikian ibu hamil harus tetap berhati-hati sebelum memutuskan mencat rambutnya.
15. Benarkah renang merupakan olahraga yang paling aman buat ibu hamil?
Ya, renang merupakan olahraga terbaik bagi wanita hamil karena dapat memperkuat otot-otot tubuh secara merata tanpa menimbulkan peningkatan risiko trauma pada persendian atau otot wanita hamil; memperkuat kerja otot jantung; meningkatkan kebugaran; dan memperkuat otot-otot dasar panggul.
Renang merupakan olahraga aerobik, dapat dilakukan setiap saat selama kehamilan, dan di setiap usia kehamilan. Renang selama kehamilan tidak menyebabkan keguguran ataupun infeksi jalan lahir. Namun, renang tidak dianjurkan dilakukan oleh wanita hamil dengan riwayat keguguran lebih dari 3 kali, selaput ketuban yang telah pecah, kehamilan ganda, dan kelainan jantung.
16. Bagaimana dengan yoga, apakah juga aman bagi ibu hamil?
Yoga dapat dilakukan sepanjang kehamilan. Selama tak ada peregangan otot perut, yoga sangat bermanfaat untuk membuat ibu hamil lebih santai. Gerakan yoga yang tak dianjurkan selama hamil adalah menekuk tubuh ke arah belakang dan berdiri dengan satu kaki. Sebab, dapat menyebabkan peregangan berlebih terhadap otot dinding perut sehingga berisiko terjadi trauma pada otot dinding perut. Selain itu, juga tak dianjurkan dengan posisi kepala di bawah dankaki di atas, karena akan mengganggu sirkulasi darah sehingga aliran darah ke janin akan berkurang.
17. Benarkah ibu hamil tak boleh menyusui?
Isapan pada puting susu ibu hamil dapat menyebabkan kontraksi otot rahim, sehingga wanita hamil yang cenderung mengalami persalinan prematur dianjurkan menghentikan menyusui anaknya.
 

Tukar Link


BackLink

=> Ingin Punya BackLink? Dapatkan BackLink disini

Member

Rank

Food & Drink Blogs

PageRank Checking Icon

Free counters!