Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

DHK Koyok Detok Kaki

DHK Koyok Detok Kaki cara sehat alami melancarkan peredaran darah, membuang toksin tubuh, penyembuhan sakit reumatik, asam urat, nyeri sendi, dll


Kunci dari tubuh yang sehat adalah peredaran darah yang lancar di seluruh tubuh, dari ujung kaki sampai ujung kepala. Jika ada saja sedikit sumbatan dalam aliran darah, maka akan mengganggu aliran peredaran darah secara keseluruhan. Hal inilah titik pangkal munculnya berbagai macam penyakit.

Zat-zat yang berpotensi menyebabkan tersumbatnya aliran darah bisa berupa lemak yang menggumpal (kolesterol) atau sisa-sisa zat makanan yang tidak berguna dan bersifat racun (toksin). Pesatnya perkembangan teknologi yang berdampak pada tingginya pencernaan udara juga memiliki andil bagi terhirupnya zat-zat toksin dari udara dan masuk ke jaringan peredaran darah kita. Agar badan kembali sehat, fit, dan bertenaga setiap bangun pagi, maka toksin penyebab tersebut harus dari tubuh dengan cara aman.

Untuk mengeluarkan toksin (racun dalam tubuh), dengan cara menempelkan koyok detok merupakan cara yang paling simple, cepat terasa khasiatnya dan biaya relatif murah.

Cukup ditempel dikaki atau bagian tubuh yang terasa sakit pada malam hari sebelum tidur, lalu istirahat dengan nyenyak, panginya saat bangun tidur badan terasa segar. Proses detoksifikasi berlangsung selama kita tidur dan terlihat dengan keluarnya kotoran warna hitam (racun=toksin) pada patch koyok detok yang sudah dipakai semalaman.

Berikut Manfaat Kotok Detok tempel kaki bagi kesehatan Anda :
  1. Mengendorkan otot-otot dan tendon yang tegang.
  2. Mengeluarkan racun (toksin) dan air yang berlebihan dari dalam tubuh, sehingga mengembalikan kebugaran tubuh.
  3. Menguatkan fungsi alat-alat vital dan ginjal di dalam tubuh.
  4. Memberikan bentuk tubuh yang cantik dan ideal.
  5. Menghilangkan rasa lelah dan memberikan tidur yang lebih nyenyak.
  6. Mencegah dan menghilangkan bau kaki.
  7. Melancarkan peredaran darah sehingga membuat badan lebih bertenaga.
  8. Mengurangi alergi dan nyeri sendi.
  9. Mengurangi sakit kepala.
  10. Menormalkan tekanan dan aliran darah.
  11. Menguatkan sistem imun dan metabolisme didalam badan.
  12. Melegakan sakit tumit dan telapak kaki.
  13. Melancarkan buang air besar dan masalah perut kembung.
  14. Membantu masalah jerawat / resdung.
  15. Mengatasi masalah diabetes dan berat badan yang berlebihan.
  16. Mengatasi masalah susah tidur dan menyegarkan badan ketika bangun tidur.
  17. Mengurangi resiko akibat penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama.
  18. Cocok untuk pekerja yang menggunakan bahan kimia seperti cat, cairan pembersih dll.
  19. Mengurangi sakit reumatik, sakit sendi dan juga sangat baik efeknya bagi pecandu rokok berat.
  20. Mengurangi alergi dan tekanan darah tinggi.
  21. Membantu proses penyembuhan penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah dan metabolisme tubuh. Seperti : Gangguan fungsi ginjal, sakit pada otot tulang dan persendian, sakit di bagian tubuh tertentu akibat aktivitas yang berlebihan, kolesterol, penggunaan narkoba, asam urat, kurang konsentrasi, stroke, dll.

Harga Rp. 25.000,- / 1 Sachet
Harga Rp. 200.000,- / 10 Sachet
Harga belum termasuk ongkos kirim

Marketing : 
Erwan : 085691831108 / 0251 9669849
Lia Azizah : 085693141505



Pembayaran Melalui :

REK BNI : 025 301 7607
AN : Toto Erwanto

REK BCA : 0952 716 474
AN : Lia Azizah

Keamanan Makanan Dalam Kulkas/Lemari Es

Keamanan makanan adalah kunci utama dalam Kesehatan tubuh kita. Kita harus benar-benar memerhatikan masalah ini agar tubuh kita terhindar dari berbagai masalah, misalnya keracunan makanan akibat kontaminasi bakteri.

Untuk masalah penyimpanan makanan di lemari es, misalnya, ada bahaya serius yang belum disadari sepenuhnya oleh kita sendiri, industri kuliner maupun konsumennya. Yaitu bahwa kulkas/lemari es ternyata tidak mematikan bakteri, melainkan hanya mempelambat pertumbuhannya. Sebab, ada jenis bakteri yang memiliki spora dan dapat bertahan hidup dalam suhu di bawah minus nol derajat celcius.

Jika ruang penyimpanan, baik refrigerator maupun freezer, tidak ditangani dengan tepat, bakteri yang tercipta akibat kontaminasi dari makanan lain, air, kotoran manusia dan serangga, akan tetap hidup sehingga menyebabkan pembusukan makanan dan penyakit. Dua masalah ini, ternyata tak bisa diatasi begitu saja melalui proses memasak.


Namun, segala masalah ini bisa dicegah bila Anda mengetahui apa yang salah dalam menyimpan makanan di dalam kulkas, dan segera mengubahnya:
  1. Tidak memerhatikan suhu yang tepat. Suhu udara refrigerator setidaknya harus 1 derajat celcius lebih rendah daripada suhu yang diinginkan. Misalnya, Anda disarankan menyimpan daging unggas pada suhu 5 derajat celcius. Maka suhu udara dalam refrigerator minimal harus 4 derajat celcius. Jika Anda pemilik usaha di bidang kuliner, Anda harus selalu memastikan suhu unit pada refrigerator maupun freezer dalam posisi tepat.
  2. Mencampur semua jenis makanan. "Jenis makanan tidak boleh dicampur antara yang matang dan yang mentah. Bagian atas adalah makanan yang matang dan siap saji. Di bawah itu daging segar utuh seperti ikan dan daging sapi, di bawahnya lagi irisan daging, dan terakhir daging unggas," tutur Bersyeba Venttya Mareza, Assistant Manager Brand Communication PT XC Cleanindo, distributor produk-produk pembersih, saat bincang santai di Jakarta, beberapa waktu lalu. Mengapa irisan daging harus diletakkan di rak urutan ketiga, tak lain agar tidak ada cairan yang mengalir atau menetes dan mengkontaminasi makanan lain.
  3. Menyimpan makanan terlalu banyak di lemari es. Hal ini membuat sirkulasi udara dan unit bekerja lebih keras untuk menjaga agar suhu tetap dingin. Simpan tiap bahan makanan pada rak penyimpanan yang benar sesuai jenisnya. Misalnya, sekarang ini bahkan ada kulkas yang memiliki storage khusus untuk menyimpan kosmetik, atau obat-obatan. Pastikan agar masing-masing jenis barang berada di lokasinya masing-masing.
  4. Menyimpan makanan panas di dalam refrigerator atau freezer. Makanan sebaiknya menjadi dingin dulu di suhu ruangan. Masukkan makanan ke dalam wadah yang dangkal, atau bagilah makanan ke dalam wadah-wadah kecil agar lebih cepat dingin. Tunggu hingga uapnya benar-benar telah menghilang sebelum akhirnya memasukkannya ke dalam lemari es.
  5. Tidak membersihkan lemari es secara rutin. Pada rak di dalam lemari es sering terlihat genangan air akibat tetesan air, kuah, atau saus dari makanan. Kondisi yang lembab dan kotor inilah yang menyebabkan kulkas menjadi sumber bakteri, dan membuat rak makin sulit dibersihkan.Pastikan juga agar lemari es tetap dalam tetap bersih dan kering. Apabila Anda berniat bepergian ke luar kota selama beberapa hari, pastikan Anda sudah memindahkan barang-barang dari dalam kulkas, dan simpan di tempat lain. Kemudian, cabut stop kontak lemari es agar Anda tidak menghabiskan listrik dengan percuma.

Jaga Hati dari Hepatitis

Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang membayakan jika tidak segera ditangani. Penyakit yang menyerang hati atau liver ini semakin berbahaya karena gejalanya yang tidak selalu tampak. Mengetahui lebih jauh tentang hepatitis dapat membantu Anda dan orang yang Anda sayangi dari penyakit ini.


Liver

Fungsi utama dari hati atau liver adalah menyaring racun-racun yang ada pada darah. Selain itu, masih ada sekitar 500 fungsi lain dari hati. Jika seseorang menderita hepatitis, yang merupakan peradangan pada hati atau liver ini, dapat menghancurkan kesehatan orang tersebut secara keseluruhan karena racun tetap mengendap pada darah dan merusak atau mengganggu kerja organ lain. Akibat lainnya adalah hati menolak darah yang mengalir sehingga tekanan darah menjadi tinggi dan pecahnya pembuluh darah.

Rusaknya fungsi hari atau liver ini dapat disebabkan karena seseorang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan atau karena termakan racun yang membebani kerja liver dan mengakibatkan fungsi hati menjadi rusak. Tetapi, pada kebanyakan kasus, hepatitis disebabkan oleh virus yang ditularkan penderita hepatitis.

Ada 5 macam virus hepatitis yang dinamai sesuai abjad. Kelima virus itu adalah virus hepatitis A (VHA), virus hepatitis B (VHB), virus hepatitis C (VHC), virus hepatitis D (VHD) dan virus hepatitis E (VHE). Virus-virus ini terus berkembang dan bahkan diperkirakan sedikitnya masih ada 3 virus lagi yang dapat menyebabkan hepatitis.

Virus yang paling banyak menjangkiti manusia adalah VHB, penyebab hepatitis B. Diperkirakan 1 dari 3 orang yang ada di bumi pernah terinfeksi. Sekitar 350 juta hidup dengan virus mengendap pada tubuhnya dan berpotensi menulari orang lain. Sekitar 78% pengidap hepatitis menimpa penduduk Asia dan pulau-pulau di daerah Pasifik. Virus ini menyebabkan kematian sedikitnya 600.000 orang per tahun.

Gejala Hepatitis

Beberapa gejala yang umum dari hepatitis adalah rasa nyeri atau sakit pada perut bagian kanan, badan lemas, mual, demam dan diare. Pada beberapa kasus juga ditemukan gejala seperti akan flu dan sakit kuning yang ditandai kulit dan mata yang terlihat kuning. Tetapi, gejala penyakit hepatitis tidak selalu tampak, khususnya pada kebanyakan kasus yang menimpa anak-anak.

Virus dapat berpindah dari seorang penderita ke orang yang sehat. Jika kekebalan tubuh seseorang sedang lemah, virus akan menjangkiti tubuh orang yang sehat. Walau sebenarnya, virus dapat dibersihkan oleh antibodi manusia itu sendiri jika sistem kekebalan tubuhnya baik.
   
Hepatitis A 
Virus hepatitis A biasa terdapat pada kotoran penderitanya. Virus dapat hidup pada air atau es batu. Cara penyebaran virus ini adalah karena meminum air yang tercemar VHA. Bisa juga karena mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak dengan benar sehingga virus tetap hidup pada makanan atau karena orang yang mempersiapkan makanan tidak terbiasa cuci tangan dengan benar terlebih dahulu, padahal mungkin saja pada tangannya terdapat virus hepatitis A. Tidak mencuci tangan sehabis menggunakan toilet juga menyebabkan virus ada pada kotoran manusia ini akhirnya berpindah. 

Hepatitis B 
 Penularan virus hepatitis B (VHB) biasanya melalui darah atau cairan tubuh seperti air liur, cairan vagina, atau air mani yang masuk dalam aliran darah orang sehat. Ini karena hepatitis B terdapat dalam darah dan cairan tubuh tersebut. Tranfusi darah, darah pada pisau cukur, perawatan gigi, gunting kuku, jarum suntik atau jarum yang digunakan untuk membuat tato dapat memindahkan sejumlah kecil darah yang terinfeksi virus hepatitis. Bahkan noda darah yang sudah mengering dapat menulari orang lain selama 1 minggu sejak menempel pada suatu benda. Cara lain penyebaran virus ini adalah karena terbawa dari sejak kandungan dari seorang ibu yang terinfeksi dan karena hubungan seks. 

Hepatitis C 
Pengindap hepatitis C biasanya ditularkan dengan cara yang hampir sama dengan penularan hepatitis B, tetapi pada kebanyakan orang adalah karena jarum suntik.

Menangangi Hepatitis

Perawatan dini harus segara dilakukan agar penderita dapat disembuhkan, karena semakin lambat ditangani, virus akan semakin merusak hati dan bahkan menjadi kanker. Tetapi, kadangkala karena tidak menampakkan gejala yang jelas, kebanyakan orang tidak menyadari kalau dalam tubuhnya sudah berdiam virus hepatitis dan terlanjur hati sudah menjadi rusak parah.

Vaksinasi dapat diberikan agar seseorang mendapatkan antibodi dari virus hepatitis A (VHA) dan virus hepatitis B (VHB). Namun, untuk hepatitis C tidak ada vaksinasi untuk mencegahnya. Walau seseorang belum terindikasi virus ini tetapi pemberian vaksin dapat mencegah virus merusak hati karena gejala hepatitis bisa saja baru muncul puluhan tahun kemudian. Pemberian vaksin khususnya perlu diberikan pada anak-anak karena kekebalan tubuh mereka lebih lemah untuk membersihkan virus hepatitis dibandingkan orang dewasa.

Jika kondisi hati sudah rusak parah, pilihannya adalah melakukan pencangkokkan hati. Tetapi, ini akan sulit karena donor hati yang ada lebih sedikit dibandingkan daftar tunggu dari penderita yang membutuhkan hati.
Penderita hepatitis seharusnya mengkonsumsi makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup agar tubuh mampu bertahan menghadapi virus ini dan mencegah jumlah virus semakin banyak yang akan menggeroti kesehatan penderitanya.

Gizi dan istirahat yang baik juga harus dipenuhi untuk semua, karena bisa saja tanpa sepengetahuan kita, virus menulari dan menyerang hati atau liver. Tetapi, dengan kekebalan tubuh yang kuat, tubuh akan mampu menangani virus hepatitis yang membahayakan ini.

Waspadai TORCH Saat Kehamilan

Torch


TORCH merupakan akronim dari beberapa infeksi jenis penyakit bawaan yang akan berbahaya untuk janin bila diderita oleh ibu hamil. Penyakit-penyakit ini dengan mudah akan menginfeksi janin dalam kandungan seorang ibu yang sedang hamil. Penyakit yang merupakan bagian dari TORCH terdiri atas virus dan juga beberapa bakteri. TORCH sendiri merupakan akronim yang jika dijabarkan merupakan beberapa penyakit sebagai berikut ini:
  • T: Toxoplasmosis atau Toxoplasma gondii. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah toksoplasmosis.
  • O: Other infections atau infeksi lainnya seperti Hepatitis B, Sifilis, Varicella-Zoster Virus, HIV, dan Parvovirus B19.
  • R: Rubella atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Rubela atau Campak Jerman.
  • C: Cytomegalovirus atau dikenal sebagai sitomegalovirus atau virus herpes manusia 5.
  • H: Herpes simplex virus atau virus herpes simpleks.
Akronim lain yang juga mirip yaitu TORCHES yang merupakan singkatan dari Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex, dan Syphilis.

Toksoplasmosis

Penyebab: Penyakit ini sering dihubungkan dengan kucing atau anjing sebagai penyebabnya. Penyebab penyakit ini adalah parasit dengan nama Toxoplasma gondii yang umumnya hidup pada binatang mamalia seperti anjing dan kucing.
Penularan: Parasit ini akan keluar bersama kotoran anjing atau kucing. Melalui kotoran inilah akhirnya dapat menghinggapi manusia. Penyebaran lainnya adalah melalui lalat, kecoa atau serangga lain yang menghinggapi kotoran tersebut lalu menempel pada makanan yang telah matang atau pada sayuran yang bila tidak dimasak dengan tepat dapat menular pada manusia. Bisa pula menyebar melalui daging yang kurang matang saat diolah.
Akibat: Janin yang terinfeksi penyakit ini dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati. Bisa pula menyebabkan kelainan pada bayi saat dewasa.

Rubela

Penyebab: Dikenal juga dengan penyakit campak Jerman. Seseorang yang terinfeksi penyakit ini dapat dikenali dengan adanya ruam pada bagian tubuh, nyeri otot, demam (walau tidak selalu menyertai infeksi penyakit ini) dan adanya pembesaran getah bening.
Penularan: Media penularannya melalui pernafasan, air liur, keringat, darah atau hubungan seksual dari penderita rubela lainnya. Maka, untuk ibu hamil, sebaiknya menjaga jarak bila ada teman atau kerabat yang sedang menderita rubela atau campak Jerman agar tidak tertular.
Akibat: Penyakit ini semakin berbahaya apabila diderita oleh wanita yang usia kehamilannya masih muda, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Hal yang dapat dialami oleh bayi apabila ibu terinfeksi penyakit ini adalah bayi terlahir cacat atau menderita kelainan seperti kerusakan pada otak, kebutaan, tuna rungu atau bisu.

Cytomegalovirus (CMV)

Penyebab: Disebabkan oleh virus cytomegalo.
Akibat: Bila infeksi dialami oleh ibu hamil, maka bayi yang dikandung beresiko menderita pembesaran kepala, pengapuran otak, pembesaran hati, tuli, atau bentuk kaki dan tangan yang tidak normal.

Herpes Simpleks tipe II

Penyebab: Herpes terbagi atas 2 jenis, sedangkan yang berbahaya bagi ibu hamil adalah jenis Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Infeksi ini menyerang alat kelamin. Tanda dari seseorang terinfeksi penyakit ini adalah keputihan atau muncul bintik pada alat kelamin.
Penularan: Penularannya adalah melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan penderita lain. Bisa juga ditularkan melalui hubungan seksual.
Akibat: Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi penyakit ini dapat menderita kelainan pada kulit, yaitu kulit melepuh.

Mencegah TORCH

Mengingat bahaya dari TORCH untuk ibu hamil, bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan atau yang saat ini sedang hamil, dapat mempertimbangkan saran-saran berikut agar bayi Anda dapat terlahir dengan baik dan sempurna.
  • Makan makanan bergizi

    Saat hamil, sebaiknya Anda mengkonsumsi banyak makanan bergizi. Selain baik untuk perkembangan janin, gizi yang cukup juga akan membuat tubuh tetap sehat dan kuat. Bila tubuh sehat, maka tubuh dapat melawan berbagai penyakit termasuk TORCH sehingga tidak akan menginfeksi tubuh.
  • Lakukan pemeriksaan sebelum kehamilan

    Ada baiknya, Anda memeriksakan tubuh sebelum merencanakan kehamilan. Anda dapat memeriksa apakah dalam tubuh terdapat virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi TORCH. Jika Anda sudah terinfeksi, ikuti saran dokter untuk mengobatinya dan tunda kehamilan hingga benar-benar sembuh.
  • Melakukan vaksinasi

    Vaksinasi bertujuan untuk mencegah masuknya parasit penyebab TORCH. Seperti vaksin rubela dapat dilakukan sebelum kehamilan. Hanya saja, Anda tidak boleh hamil dahulu sampai 2 bulan kemudian.
  • Makan makanan yang matang

    Hindari memakan makanan tidak matang atau setengah matang. Virus atau parasit penyebab TORCH bisa terdapat pada makanan dan tidak akan mati apabila makanan tidak dimasak sampai matang. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, selalu konsumsi makanan matang dalam keseharian Anda.
  • Periksa kandungan secara terartur

    Selama masa kehamilan, pastikan juga agar Anda memeriksakan kandungan secara rutin dan teratur. Maksudnya adalah agar dapat dilakukan tindakan secepatnya apabila di dalam tubuh Anda ternyata terinfeksi TORCH. Penanganan yang cepat dapat membantu agar kondisi bayi tidak menjadi buruk.
  • Jaga kebersihan tubuh

    Jaga higiene tubuh Anda. Prosedur higiene dasar, seperti mencuci tangan, sangatlah penting.
  • Hindari kontak dengan penderita penyakit

    Seorang wanita hamil harus menghindari kontak dengan siapa pun yang menderita infeksi virus, seperti rubela, yang juga disebut campak Jerman.
Dengan mencari lebih banyak informasi tentang kehamilan serta merawat dirinya sebelum dan selama masa kehamilan maupun dengan memikirkan masak-masak jauh di muka tentang berbagai aspek melahirkan, seorang wanita akan melakukan sebisa-bisanya untuk memastikan kehamilan yang lebih aman. Maka, bagi seorang wanita hamil, cobalah untuk selalu waspada terhadap berbagai penyakit seperti TORCH agar bayi Anda terlahir sehat.

Sumber : kumpulan.info

Cuci Tangan Pikiran Selalu bersih dan Positif


Selain bermanfaat untuk kesehatan, ternyata Cuci Tangan juga bermanfaat untuk membersihkan pikiran dan hati. Salah satu aktivitas bersih-bersih ini ternyata memiliki dampak positif dari sisi psikologis, selain memang sudah terbukti berdampak postitif pada kesehatan badan kita. Salah satu hasil penelitian yang dilakukan oleh satu tim dari University of Michigan, Amerika Serikat, baru-baru ini menemukan bahwa cuci tangan akan membantu menghilangkan perasaan buruk dan negatif.

Seorang peneliti yang bernama Spike Lee mengatakan dengan cuci tangan dan mandi, atau bahkan hanya memikirkan keduanya, kita dapat menghilangkan atau mengurangi perasaan tidak beruntung, amoral, atau keraguan. Jadi mulailah biasakan cuci tangan, khususnya cuci tangan pakai sabun. Selain tubuh kita akan sehat, dengan membiasakan cuci tangan pikiran kita akan selalu bersih dan positif.

Semoga bermanfaat
 

Tukar Link


BackLink

=> Ingin Punya BackLink? Dapatkan BackLink disini

Member

Rank

Food & Drink Blogs

PageRank Checking Icon

Free counters!